Liburan Keluarga Anda Harus Diketahui Saat Bepergian Bersama Anak-Anak

 

Liburan keluarga adalah cara terbaik bagi orang tua yang sibuk untuk memiliki waktu yang berkualitas dengan anak-anak mereka. Tetapi tanpa perencanaan yang tepat, itu dapat dengan mudah menjadi stres dan mengecewakan bagi semua orang. Jadi, bantulah diri Anda sendiri dan rencanakan ke depan!

1. Tanyakan hotel tentang fasilitas anak

Beberapa resor dibangun untuk pasangan, dengan banyak spa dan sudut romantis. Anak-anak akan membenci ini. Anda memerlukan sebuah resor dengan banyak fasilitas rekreasi dalam ruangan, di mana mereka dapat bermain dengan aman, dan bahagia. Beberapa hotel bahkan akan menawarkan layanan pengasuhan anak atau penitipan anak, sehingga Anda dapat berbelanja atau melihat sendiri, tanpa seseorang menarik lutut Anda dan berkata, “Bu, bisakah kita pergi sekarang?”

2. Jangan membebani jadwal perjalanan

Anak-anak menjadi lebih mudah lelah, atau dengan cepat menjadi terlalu bersemangat dan rewel. Pastikan bahwa rencana perjalanan menyisakan banyak ruang untuk istirahat, camilan, atau (jika Anda menggunakan balita) bahkan tidur siang. Idealnya Anda hanya perlu mencakup dua tujuan utama dalam satu hari (satu di pagi hari, yang lain di sore hari). Jika Anda ingin melihat lebih banyak pemandangan, buat pengaturan untuk membiarkan anak Anda beristirahat di hotel (lihat tip nomor satu) dan lakukan sendiri.

3. Bawalah “paket penitipan anak”

Ini termasuk banyak air (anak-anak mudah dehidrasi), pakaian ganti ekstra, dan mainan kecil untuk menghibur mereka di restoran.

Jika Anda pergi ke tempat yang hangat (seperti pantai atau negara tropis) ingatlah bahwa anak-anak lebih rentan terhadap sengatan matahari dan sengatan matahari. Bawalah sunblock, kipas yang dioperasikan dengan baterai, dan minuman olahraga (yang akan membantu mereka menahan air). Hindari membawa mereka keluar di waktu-waktu terpanas hari ini.

4. Pilih rencana perjalanan yang ramah anak

Pertimbangkan usia anak Anda. Seorang anak balita tidak akan dapat menghargai tur sejarah gereja-gereja Abad Pertengahan di negara itu, dan bahkan anak berusia tujuh tahun mungkin tidak dapat tinggal diam di museum.

Lihatlah tempat-tempat yang Anda rencanakan untuk dikunjungi dan pikirkan, “Apakah dia akan dapat memahami hal ini?” Bandingkan lamanya perjalanan dengan jumlah rata-rata waktu yang ia dapat berkonsentrasi pada satu kegiatan. Lakukan ini bahkan sebelum Anda memilih tujuan — jika dia tidak akan menikmati 50% dari objek wisata utama, temukan tempat liburan lain.

5. Bersiaplah untuk membayar ekstra untuk kenyamanan

Anda dapat menghemat banyak uang dengan cara mengacak-acaknya di hotel bintang 3 atau naik bus panjang, tapi itu tidak sepadan bila Anda bepergian dengan anak-anak. Membayar ekstra untuk kenyamanan yang akan membuat mereka dalam suasana hati yang baik: tempat tidur empuk, kolam besar, akses 3 menit ke restoran atau bus wisata. Karena jika mereka senang, Anda bisa santai, dan benar-benar bersenang-senang juga.

6. Libatkan anak-anak yang lebih besar dalam perencanaan

Anak-anak lebih cenderung bersenang-senang jika Anda membuat mereka “bersemangat” sebelum perjalanan. Mereka dapat membantu memilih tujuan (mempersempitnya ke dua tempat yang Anda sukai dan membiarkan mereka memiliki keputusan akhir). Anda juga dapat membantu mereka membuat lembar memo liburan, di mana mereka dapat meletakkan “fakta cepat” di tempat yang akan Anda kunjungi, serta foto, kartu pos, dan kenang-kenangan lainnya.

7. Kemasi kesabaran Anda

Tidak peduli seberapa baik rencana Anda, ingat, ini adalah anak-anak. Tempat dan perubahan jadwal yang tidak dikenal akan selalu sedikit mengecewakan bagi mereka, jadi cobalah untuk memahami. Ketika mereka mengamuk, periksa apakah mereka terlalu bersemangat dan bawa mereka ke tempat yang tenang di mana mereka bisa tenang. Bawalah mainan kecil yang nyaman (yang bisa membantu mereka tenang jika lelah, takut, atau ngambek).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *