Mengenal Bunga Mawar, si Ratu Bunga yang Cantik dan Semerbak

 

pinus.florist“Katakan dengan bunga”. Kamu tentu sudah tidak asing mendengar pepatah itu. Ya, bunga memang dapat mengungkapkan sekian banyak macam perasaan seseorang, menggantikan kata-kata. Salah satu bunga yang tidak jarang dipilih guna mewakili perasaan ialah bunga mawar.

Keindahan bunga yang satu ini memang tidak dapat ditolak sehingga tidak sedikit wanita yang memujanya. Apalagi, ketika ini, variasi jenis maupun warnanya pun semakin banyak. Nah, anda yang menyatakan sebagai penyuka mawar mesti tahu seluk-beluk bunga cantik ini.

Deskripsi Bunga Mawar
Tanaman mawar tergolong tumbuhan kelompok tingkat tinggi sebab mempunyai biji tertutup. Tumbuhan dikotil ini mempunyai batang yang berkayu dan berakar tunggang yang dapat membesar sebab mempunyai kambium.

Ada lebih dari 100 spesies bunga mawar dan banyak sekali berupa semak belukar yang bisa tumbuh setinggi 2–5 meter. Namun, ada pun yang termasuk jenis tanaman merambat yang dapat tumbuh sampai 20 meter.
Nama latin bunga mawar ialah Rosa sp dari genus Rosaceae dengan taksonomi sebagai berikut.

Beberapa spesies bunga mawar bisa menghasilkan buah yang dikenal dengan nama rose hips. Karena kandungan vitamin C-nya yang tinggi, rose hips tidak sedikit dimanfaatkan sebagai bahan penciptaan produk perawatan kecantikan.

Bunga mawar berasal dari dataran Eropa Timur, Timur Tengah, dan Cina. Meski sepanjang batangnya ditumbuhi duri, keelokan bunganya menciptakan mawar menjadi tumbuhan hias yang dengan cepat menyebar ke semua dunia, tergolong Indonesia.

Ciri-Ciri Bunga Mawar
Setiap spesies bunga mawar memiliki karakteristik sendiri, laksana warna, corak, dan pola yang terlihat pada kelopak bunganya. Namun, ada sejumlah ciri umum yang ada pada seluruh jenis tumbuhan mawar, yakni sebagai berikut.

1. Akar (Radix)

Bentuk akar bunga mawar ialah bulat memanjang ke bawah serta berwarna cokelat muda dan cokelat tua. Fungsi akar ialah menyokong tanaman supaya bisa tegak dan menyerap bagian hara dari dalam tanah.

2. Batang (Caulis)

Batang bunga mawar berbentuk bulat memanjang dengan cabang yang tidak beraturan. Diameternya paling kecil sampai-sampai rentan terhadap predator besar. Karena itulah, sepanjang batangnya ditumbuhi duri-duri kecil yang tajam sebagai perangkat pertahanan diri.

Dengan lapisan kulit halus di permukaannya, batang bunga mawar mempunyai warna kecokelatan, abu-abu, atau hijau lumut. Bunga mawar bisa dikembangbiakkan melewati stek batang dan setiap akan menghasilkan buah tunggal.

3. Daun (Folium)

Tanaman mawar mempunyai daun majemuk, dalam satu batang ada 5–9 anakan daun. Daun mawar berwarna hijau muda dan tua, berbentuk bulat kecil memanjang dengan ukuran 2–3 cm, serta ujungnya meruncing atau bergerigi.
4. Bunga

Bunga tumbuhan mawar termasuk bunga majemuk, yakni terdiri atas benang sari dan putik yang tersusun pada dasar bunga berbentuk guci. Bentuknya terdapat yang berupa bunga tunggal maupun laksana payung.

Bentuk bunga mawar relatif bulat, tersusun dari lapisan-lapisan kelopak bunga. Jumlah kelopak ialah 20–26 helai, tergantung besarnya bunga. Warnanya paling bervariasi, mulai dari putih, merah, biru, kuning, dan lainnya.

5. Biji dan Buah (Fuctus)

Biji bunga mawar dapat disaksikan dengan jelas sebab ada pada unsur bunga. Ukurannya paling kecil dengan format oval memanjang dan dibentengi oleh buah. Warna bijinya kecokelatan sampai kehitaman dan unsur dalamnya berwarna keputihan dan kecokelatan.

Jenis-Jenis Bunga Mawar
Secara umum, bunga mawar bisa digolongkan dalam tiga kumpulan besar, yakni wild rose, old garden rose, dan canggih garden rose. Setiap kumpulan memiliki karakteristik masing-masing sebagai berikut.

1. Wild Rose (Bunga Mawar Liar)

Sesuai namanya, kumpulan bunga mawar ini tumbuh binal di alam bebas dan telah ada semenjak zaman dahulu. Sebagaimana sifat tanaman binal lainnya, mawar binal sangat tahan terhadap hama dan tidak gampang mati.

Dilihat dari bentuknya, bunga mawar binal sangat sederhana, namun kecantikannya tidak kalah dari kumpulan mawar lainnya. Bahkan, sebab kesederhanaannya, mawar liar malah menjadi bunga yang tidak sedikit diminati.

2. Old Garden Rose (Bunga Mawar Taman Kuno)

Kelompok bunga mawar taman kuno dikenal sebelum pertengahan abad ke-18 dan didapatkan dari hasil persilangan. Ciri khas mawar yang termasuk old golden rose ialah bentuknya rumit dan cantik, serta mempunyai wangi yang semerbak.

3. Modern Garden Rose (Bunga Mawar Taman Modern)

Pada tahun 1867, dunia tumbuhan hias mulai mengenal bunga mawar taman modern, yakni dari jenis hybrid tea. Ciri khas old golden rose ialah bunganya berkelopak ganda, sejumlah jenis berbau harum, dan dapat tumbuh sepanjang tahun.

Selama ini, mungkin anda mengenal jensi bunga mawar menurut warnanya, laksana bunga mawar merah, putih, kuning, biru, bahkan hitam. Padahal, ada tidak sedikit jenis mawar yang paling terkenal sebab keindahan atau wanginya yang semerbak, laksana berikut ini.

4. Mawar Musk

Jenis mawar ini tergolong yang sudah lumayan lama dibudidayakan, yaitu semenjak abad ke-16. Mawar mempunyai nama latin Rosa moschata ini tergolong tumbuhan merambat dengan panjang dapat mencapai 3–10 meter.

Bunga mawar musk bakal mekar di akhir musim semi sampai musim gugur. Saat mekar, bunganya akan menerbitkan wangi musk yang paling kuat sehingga dapat tercium dari jarak jauh. Tak heran, bunga ini tidak sedikit dijadikan bahan pembuat parfum.

Ciri khas mawar musk ialah ada rambut di dekat biji di bawah daging buah. Bila terpapar kulit, rambut-rambut ini dapat menyebabkan iritasi dan bila dimakan bisa mengganggu drainase pencernaan.

5. Mawar Kubis

Diperkenalkan kesatu kali oleh seorang pembudi daya mawar dari Belanda pada abad ke-17, mawar kubis adalahmawar hibrida atau hasil persilangan. Bunga mempunyai nama latin Rosa centifolia ini memiliki karakteristik berupa mahkota yang besar dan bertumpuk laksana kubis.

Mawar kubis tumbuh secara merambat sehingga dapat dijadikan tumbuhan pagar yang akan meningkatkan keindahan halaman rumah. Agar tumbuh dengan baik, anda harus menyiapkan penopang tanaman. Bunga mawar kubis bakal mekar masing-masing musim semi atau musim panas.

Mawar ini sangat digemari karena selain format bunganya indah, harumnya pun sangat kuat. Sayangnya, budi daya mawar kubis termasuk rumit dikomparasikan mawar biasa. Kembang ini memerlukan tempat khusus guna tumbuh dan gampang terserang penyakit atau hama.

6. Mawar Eden

Mawar eden mempunyai nama beda Pierre de Ronsard sebab terinspirasi dari nama seorang penyair pada era renaisans dan merujuk pada syair populer yang diciptakannya, Mignonne, allons voir si la rose.

Oleh penemunya, Marie-Luise Meilland, mawar eden diperkenalkan kesatu kali di ajang Meilland International di Perancis pada tahun 1985. Karena keindahannya, pada tahun 2006, bunga ini masuk dalam Hall of Fame of The World Federation of Rose Societies.

Untuk tumbuh, tumbuhan ini memerlukan kecukupan air dan sinar matahari. Tinggi tumbuhan ini dapat mencapai 180–330 cm. Bunga mawar eden bakal mekar ketika akhir musim semi sampai akhir musim panas.

Bunga mawar eden ini memang istimewa. Ukuran bunganya lumayan besar besar, yakni berdiameter 10 cm dengan jumlah kelopak sampai 70 helai. Karena itulah, bunga ini juga sempat dijuluki sebagai World’s Favorite Rose pada tahun 2006.

7. Mawar Sunsprite

Bunga ini dikenal pun dengan nama korresia atau friesia. Korresia dipungut dari nama sang penemu, yakni Reimer Kordes, sementara Friesia dipungut dari kata Friesland, nama wilayah asal Reimer Kordes. Sunsprite dikenal sebagai jenis bunga mawar yang harum.

Tanaman mawar sunsprite dapat tumbuh sampai ketinggian 40–70 cm dan tahan terhadap serangan hama atau penyakit. Bunganya mempunyai diameter selama 8 cm dan ketika mekar di bulan Juni hingga September, bunga ini akan menerbitkan wangi yang paling kuat.

Karena keelokan dan keharumannya, mawar ini menemukan penghargaan Gamble Award for Fragrance. Di samping itu, sunsprite pun dianugerahi penghargaan Baden-Baden Gold Medal 1972 serta RNRS Gold Medal dan James Mason Memorial Medal pada tahun 1989.

 

9. Mawar Double Delight
Pertama kali ditemukan pada tahun 1977 oleh Swim & Ellis, mawar double delight adalahhasil persilangan hybrid tea granada dan garden party. Media tumbuhnya membutuhkan situasi yang lembap dan tidak banyak asam.

Nama double delight diserahkan karena bunga ini mempunyai perpaduan dua warna dan dua aroma. Warna bunga bakal berubah tergantung banyaknya cahaya matahari yang diterima. Saat sinar matahari berlimpah, warna putih akan pulang menjadi merah, dibuka dari tepi kelopaknya.

Keunikan beda dari bunga mawar double delight terletak pada aromanya, yang adalahperpaduan antara bau buah jeruk dan pedas. Dengan tinggi 90–150 cm, tumbuhan ini menghasilkan kembang berdiameter 10 cm dengan jumlah petal 30 helai.

Cara Menanam dan Merawat Bunga Mawar
Meskipun lebih tidak sedikit dikembangkan di wilayah dingin, bunga ini pun mudah tumbuh di mana saja, baik di distrik beriklim tropis maupun subtropis. Di Asia Tenggara, tergolong Indonesia, sejumlah spesies mawar bakal berdaun hijau sepanjang tahun.

Pada dasarnya, mayoritas tanaman mawar sangat gampang untuk dibudidayakan. Tanaman ini juga dapat tumbuh dengan baik di mana saja, baik di dalam pot maupun di lahan terbuka. Namun, dibutuhkan perawatan yang intensif supaya tanaman tidak terserang penyakit dan hama.

Nah, andai tertarik guna membudidayakan bunga mawar ini, inilah ini ialah tahapan lengkap teknik menanam mawar dalam pot, mulai dari etape persiapan sampai perawatan.

1. Tahap Persiapan
Perlu diketahui, andai ditanam di dalam pot, perkembangan akar bakal terbatas. Oleh sebab itu, pada etape persiapan ini, tahapan kesatu yang mesti anda lakukan ialah menyiapkan pot dan media tanam yang tepat.

Gunakan pot berukuran besar yang tercipta dari tanah liat sebab mempunyai pori-pori sampai-sampai sirkulasi air dan bahan makanan berlangsung dengan baik. Setelah itu, letakkan sejumlah pecahan genting atau arang setebal 1 cm di dasar pot hingga sepertiga unsur pot terisi.

Kamu pun harus memilih media tanam yang cocok untuk perkembangan mawar di dalam pot. Media yang sangat baik ialah campuran tanah, pasir, dan kompos pupuk kandang dengan komparasi 1:1:1. Tidak susah membuatnya, bukan?

Setelah media tanam siap, kini waktunya anda menanam bibit mawar. Caranya, keluarkan bibit mawar dari polybag, kemudian tanam ke dalam pot. Letakkan pot di lokasi yang lumayan mendapatkan sinar matahari dan tidak boleh lupa, tumbuhan harus diguyur secara berkala.

2. Tahap Perawatan
Perawatan bunga mawar adalahtahap yang paling penting. Meski kamu dapat menanamnya dengan teknik mudah, guna merawatnya, diperlukan ketelatenan. Perawatan tidak melulu berupa penyiraman, tetapi pun menjaganya supaya selalu berada pada situasi baik.

Beberapa urusan yang perlu anda perhatikan dalam perawatan bunga mawar merupakan:

1. Sinar Matahari Harus Cukup
Untuk tumbuh dengan baik, tumbuhan mawar mesti mendapatkan lumayan sinar matahari. Oleh sebab itu, tumbuhan harus ditaruh di lokasi yang menemukan cahaya matahari sepanjang hari. Cahaya matahari diperlukan untuk proses fotosintesis makanan.

2. Pemberian Pupuk
Seperti tumbuhan lainnya, bunga mawar pun memerlukan zat hara guna pertumbuhannya. Pupuk yang sangat baik ialah pupuk kandang yang berasal dari kotoran hewan. Bagi mendapatkannya, kamu dapat membeli kompos yang telah jadi atau membuatnya sendiri.

Jika susah mendapatkannya, kamu dapat mengubah pupuk kandang ini dengan pupuk NPK. Pupuk ini berisi tiga bagian utama yang diperlukan tanaman, yakni nitrogen, fosfor, dan kalium. Pupuk tidak perlu terlampau sering diserahkan karena akan menciptakan tanaman kering dan mati.

Waktu terbaik untuk menyerahkan pupuk ialah sebelum tumbuhan berbunga, sedang berbunga, dan saat kuntum bunga terlihat mulai layu. Pemberian pupuk kesatu kali dilaksanakan 1–2 minggu sesudah penanaman dan sesudah itu, berikan secara teratur 3–4 kali sebulan.

3. Penyiraman
Di samping mendapatkan cahaya yang cukup, tumbuhan mawar pun membutuhkan lumayan air. Lakukan penyiraman secara teratur. Saat cuaca panas, siram bunga mawar 2 kali sehari pada masa-masa pagi dan senja hari. Pada ketika dingin atau musim hujan, lumayan siram 1 kali di pagi hari.

Untuk mengguyur mawar, pakai air tanah atau air PDAM. Jangan biarkan mawar terpapar hujan secara langsung sebab air hujan mempunyai sifat sedikit keras. Di samping itu, kerjakan penyemprotan dengan pestisida supaya mawar tahan terhadap air hujan dan terhindar dari kutu tanaman.

Kamu juga dapat mencoba teknik lain, yaitu mengguyur tanaman mawar dengan memakai air dingin bekas AC atau kulkas. Berdasarkan percobaan yang pernah dilakukan, teknik ini dapat membuat tumbuhan mawar menjadi rajin berbunga, meskipun cuaca sedang panas.

4. Pengendalian Hama dan Penyakit
Kamu pasti ingin supaya bunga mawar yang ditanam tumbuh sehat dan indah. Bagi itu, anda harus menjaganya dari serangan hama dan penyakit yang dapat menciptakan tanaman menjadi terganggu pertumbuhannya, bahkan mati.

Lakukan penyemprotan dengan insektisida dan fungisida secara rutin sangat sedikit sebulan sekali. Kamu dapat menyemprotkan Omite 570 EC atau Kelthane 200 EC untuk mengenyahkan tungau. Di samping itu, bersihkan tanaman binal yang tumbuh di dekat bunga mawarmu.

5. Pemangkasan
Pemangkasan pun diperlukan supaya tanaman mawar dapat tumbuh optimal. Lakukan pemangkasan sesudah tanaman mencapai elevasi 7,5 cm dari permukaan media tanam atau sudah memiliki 5 mata tunas. Biarkan 3–4 cabang primer tumbuh.

Sesekali, periksa situasi bunga mawarmu. Jika ditemukan tangkai yang mulai mengering, segera kerjakan pemotongan. Tujuannya ialah agar segera tumbuh tunas baru yang lebih baik daripada sebelumnya. Jangan lupa, pakai gunting stek batang yang bersih.

Pemangkasan pun perlu dilaksanakan pada ranting dan cabang yang kuncup bunganya telah layu. Hal ini bermanfaat untuk memicu keluarnya bunga. Cara mencukur yang benar ialah dilakukan di atas pangkal tangkal daun kedua dengan kemiringan selama 450.

Ternyata, tidak sulit, kan, menempatkan dan mengasuh bunga mawar. Di samping mempercantik taman, keindahan si ratu bunga ini juga dapat dijadikan ladang bisnis yang menarik andai ditekuni dengan serius.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *